Suara.com - Satu-satunya harapan Indonesia di final pada gelaran BCA Indonesia Open akhirnya tersingkir. Ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari takluk di tangan pasangan Cina Tang Jinhua/Tian Qing dua set langsung.
Greysia/Nitya yang menjadi unggulan keenam harus mengakui keunggulan pasangan unggulan kedelapan Tang Jinhua/Tian Qing. Pasalngan Indonesia ini kalah 11-21 dan 10-21 di hari pamungkas turnamen di Istora, Jakarta, Minggu (7/6/2015) sore WIB.
Di set awal pasangan Indonesia sempat tampil meyakinkan dengan meraih dua poin pertama dan sempat memimpin 5-2. Greysia/Nitya masih tetap menjaga sehingga unggul 9-5. Namun pasangan Tang Jinhua/Tian Qing tidak menyerah.
Kesalahan pasangan Indonesia dalam mengembalikan bola dan membuat Tang Jinhua/Tian Qing mendekati Greysia/Nitya menjadi 8-9. Permainan masih tetap ketat dan akhirnya pasangan Tang Jinhua/Tian Qing mampu menyamakan kedudukan 10-10.
Pasangan Indonesia ini tampaknya terkunci di angka 11 setelah pasangan Cina semakin unggul 17-11. Tang Jinhua/Tian Qing tetap memimpin hingga menutup game pertama ini dengan skor 21 -11.
Di game kedua, pasangan Cina ini semakin aktif menyerang dan sudah memimpin 3-0. Pasangan Indonesia semakin jauh tertinggal 5-0 dan baru mendapatkan poin pertama di saat kedudukan 1-6.
Sempat bangkit namun pasangan Cina ini masih sulit terkejar dan sempat unggul 18-8. Satu satunya harapan Indonesia ini akhirnya harus menyerah 10-21 di set kedua ini setelah bermain selama 43 menit.
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji