Suara.com - Petugas keamanan kantor Mahkamah Agung mengusir para wartawan yang sedang bekerja di ruangan pers usai konferensi pers mengenai hasil putusan majelis hakim sidang kasasi mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Selasa (9/6/2015).
Pengusiran tersebut bermula dari sejumlah wartawan yang masih sibuk membuat laporan untuk redaksi masing-masing, di sekitar ruang khusus media.
Tiba-tiba seorang satpam datang. Lalu, petugas tersebut menanyakan identitas satu persatu wartawan.
"Anda ngapain di sini, ada tahu nggak waktunya sudah habis," ujarnya. Dia pun meminta wartawan pergi.
Saat ditanya beberapa wartawan, kenapa diusir, satpam mengaku diperintah atasan dari bagian Humas MA.
"Saya disuruh Pak Rudi, atasan humas MA," katanya.
Sebelumnya, juru bicara MA, Suhadi menggelar konferensi pers terkait hasil putusan hakim dalam sidang kasasi perkara korupsi dan pencucian uang Anas Urbaningrum.
MA memperberat hukuman terhadap Anas dari tujuh tahun penjara menjadi 14 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Kocak! Zionis Israel Sembunyikan Video Kehancuran Tel Aviv Usai Hujan Rudal Iran, Pers Ditekan
-
Iwakum: Putusan Bebas Tian Bahtiar Perkuat Perlindungan Pers
-
Tak Cuma Jago Akting, Aktor Chandra Wahyu Sabet Penghargaan Inspiratif di HPN 2026
-
Jaga Performa Garda Terdepan Informasi, Ini Cara Astra Motor Yogyakarta 'Rawat' Motor Pemburu Berita
-
Indeks Keselamatan Jurnalis 2025 Soroti Impunitas, Swasensor, dan Pola Ancaman Baru
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?
-
Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel
-
Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK
-
4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan
-
Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok
-
Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya