Suara.com - Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian (Kalemdikpol) Polri Komjen (Pol) Syafruddin tampaknya berminat hengkang dari jabatannya, demi masuk jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di Pemprov DKI Jakarta.
Hal itu terkait wacana yang dilontarkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang berencana merekrut personel TNI dan Polri agar bisa mengisi jabatan di DKI. Pasalnya, Ahok menilai kerja PNS DKI sejauh ini belum maksimal dalam melayani masyarakat Ibu Kota.
Syafruddin mengatakan, selain dirinya sendiri yang berminat untuk masuk jadi PNS DKI, dia pun mengaku bisa menyiapkan personelnya apabila Ahok meminta.
"Kita siapkan (apabila Ahok membutuhkan). Saya juga siap," kata Syafruddin, usai menghadiri Seminar Sespimma Polri dengan topik 'Revolusi Mental Dalam Meningkatkan Karakter SDM Polri', di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/6/2015).
Namun begitu, Syafruddin menerangkan bahwa jika ada personel Polri yang ingin hengkang ke Pemprov DKI, haruslah melalui beberapa proses. Mereka harus melewati prosedur yang berlaku di kepolisian.
"Itu ada prosesnya, ada prosedurnya," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan