Suara.com - Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyatakan bahwa ke depan, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan disertifikasi.
"Kami ingin lulusan SMK memiliki keahlian yang diakui melalui sertifikasi," ujar Direktur Pembinaan SMK Kemdikbud, Mustaghfirin Amin, di Jakarta, Kamis (11/6/2015).
Sertifikasi, sambung Mustaghfirin, memiliki tiga makna, yakni proses belajar-mengajar harus benar, penguji yang kompeten, begitu juga tempat pengujiannya. Pihaknya menurutnya akan menyiapkan skema sertifikasi.
"Kami akan manfaatkan SMK rujukan dan juga BLKI untuk proses sertifikasi," tuturnya.
Mustaghfirin menargetkan bisa melakukan sertifikasi setidaknya 1,2 juta lulusan SMK setiap tahunnya. Dia pun menuturkan bahwa secara umum, serapan industri terhadap lulusan SMK sejauh ini sudah mencapai 85 persen.
"Lulusan SMK diakui oleh industri. Mereka sadar, (bahwa) lulusan SMK mempunyai keahlian," jelasnya pula.
Bahkan menurut Mustaghfirin, banyak perusahaan yang memilih langsung membina sebelum siswa SMK lulus, dan setelah lulus baru kemudian mereka direkrut.
"Peralatan-peralatan yang ada di SMK harus dibenahi dan diperbaharui, agar sesuai dengan kebutuhan industri," cetusnya lagi.
Disinggung mengenai gaji ideal bagi lulusan SMK, Mustaghfirin menyebut bahwa idealnya angkanya adalah dua kali dari Upah Minimum Regional (UMR). [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!