Suara.com - Tim Putra bulutangkis Indonesia maju ke final. Kemenangan Ihsan Maulana Mustofa atas tunggal putra Malaysia Mohamad Arif Abdul Latif memastikan kemenangan tim bulu tangkis putra Indonesia 3-2 atas Malaysia.
Ihsan mampu menundukkan Arif pada pertandingan partai kelima putaran semifinal yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium Singapura, Kamis (11/6/2015) malam, dengan skor 21-12, 22-20.
"Saya bersyukur diberi hati yang yakin. Saya yakin dengan permainan sendiri. Soal beban itu pasti ada, tetapi saya pilih fokus ke pertandingan saja, tidak mikir menang kalah," kata Ihsan selepas pertandingan di Singapura.
Pelatih tim bulu tangkis putra Indonesia, lanjut Ihsan, selalu mendukungnya untuk berpikir positif. Bahkan, para pelatih itu selalu menyampaikan jika Ihsan punya kemampuan fisik dan teknik lebih baik dari Arif.
Kemenangan Ihsan mengukuhkan dominasi tim bulu tangkis putra Merah-Putih atas tim Malaysia dengan kedudukan 3-2 serta mengantarkan Indonesia pada putaran final.
Sebelumnya pada partai pertama, Jonatan Christie takluk atas tunggal putra Malaysia Chong Wei Feng dengan skor 18-21, 21-13, 15-21 selama 52 menit pertandingan.
"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi saya belum dapat menyumbang poin. Sebetulnya lawan tidak terlalu menyulitkan secara teknis, tetapi saya banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Jonatan.
Pada partai kedua, pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi mampu membuktikan janji mereka untuk menyumbang poin bagi tim sekaligus menyeimbangkan kedudukan 1-1 untuk tim Indonesia atas Malaysia.
"Kami akan terus berusaha bermain satu demi satu hingga menuju putaran final nanti," kata Ricky selepas mengalahkan pasangan Tan Wee Kiong/Goh Wei Shem dengan skor 21-17, 15-21, dan 21-17.
Firman Abdul Kholik yang turun pada partai ketiga harus mengakui keunggulan tunggal putra andalan Malaysia Lee Chong Wei. Chong Wei menambah kedudukan untuk Malaysia setelah mencetak skor 21-19, 21-10.
"Iya, saya merasa Lee bermain seperti menahan kekuatan. Pada game kedua, grafik bermain Lee seperti terus meningkat. Tempo permainannya sangat cepat pada game kedua. Saya tertinggal dan susah untuk mengejar tempo bermainnya," kata Firman.
Indonesia kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 atas Malaysia setelah ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil mengalahkan pasangan Mak Hee Chun/Teo Kok Siang dengan skor 21-10, 21-13.
"Malam ini kami merasa bermain lebih sabar dan lebih tenang. Kami bisa menerapkan pola permainan kami dan ini membuat lawan menjadi panik dan bingung," kata Marcus.
Indonesia akan berhadapan dengan tim Thailand pada putaran final pertandingan nomor beregu putra cabang bulu tangkis SEA Games ke-28. Pertandingan itu akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium Singapura, Jumat. (Antara)
Tag
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!