Suara.com - Tersangka Pelaku Pembunuhan Angeline (8), Agus (25) mengaku sudah mengancam korbannya.
Hal tersebut diungkapkan Haposan Sihombing Kuasa Hukum Agus saat ditemui di Denpasar, Bali, Sabtu (13/6/2015).
"Dia bilang melakukan pelecehan seksual satu minggu sebelum terjadi pembunuhan. Tersangka melecehkan korban dilantai dua," terang Haposan.
Haposan menjelaskan, tersangka mengancam dengan kata-kata "awas kamu kalau bilang ibumu".
"Dia cuma bilang begitu saja, saat ditanya lagi mengancam seperti apa dia tidak menjawab," tuturnya.
"Dalam BAP juga tidak ada menyatakan waktu kejadian itu malam atau siang," tambah Haposan lagi.
Tersangka mengaku bahwa sudah dua kali melakukan pencabulan terhadap korban.
Saat ditanya apakah saat itu ada Margareta (55), ibu angkat Angeline atau tidak, dia mengatakan tidak tahu.
Angeline ditemukan pada 10 Juni 2015 dalam keadaan membusuk didalam rumahnya di Jalan Sedap Malam, Denpasar, setelah menghilang pada 16 Mei 2015.
Agus hingga saat ini masih dijadikan sebagai tersangka tunggal, sementara Margaret masih dijadikan sebagai saksi. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik