Suara.com - Christina dan Yvone, kedua putri kandung Margriet Christina Megawe alias Margaret, ibu angkat Engeline Margriet Megawe (Angeline) rencananya akan dipanggil ke Polda Bali untuk dimintai keterangan. Keduanya bakal diperiksa pada Kamis (18/6/2015), di Mapolda Bali.
Hal tersebut diungkapkan sumber kepolisan Polda Bali yang ditemui suara.com di Mapolda Bali, Selasa (16/6/2015).
"Masih lama ini. Kami baru akan memberikan surat pemanggilan kepada Christina dan Iyvone, mereka akan diperiksa hari Kamis," jelasnya petugas kepolisian yang enggan disebutkan namanya itu.
Sementara terkait dengan pemeriksaan Margaret akan dilanjutkan besok, Rabu (17/6/2015), dengan menggunakan alat deteksi kebohongan. Sebelumnya pemeriksaan terhadap Margaret ditunda.
"Dia kemungkinan besok, kalau hari ini masih tersangka Agus," ujarnya.
Yvone adalah anak Margaret dari suami pertamanya yaitu alamarhum Wenlis, sementara Christina adalah anak hasil pernikahannya yang kedua seorang warga Amerika.
Hingga saat ini Margaret ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penelantaran anak anggkatnya yang diadopsi dari Rosidik dan Hamidah pada 2007 lalu.
Sementara itu yatersangka atas kasus pembunuhan dan pelecehan seksual adalah Agustinus, bekas pembantu Margaret.
Saat ini dikabarkan jenazah Angeline sudah tiba di kampung halamannya di Banyuwangi, Jawa Timur.
Jenazah diberangkatkan dari Rumah Sakit Sanglah sekitar pukul 15.40 WITA. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun