Suara.com - Di hari ketiga puasa Ramadan 1436 H, DPP Partai Nasdem menggelar acara buka puasa bersama dengan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) beserta sejumlah menteri Kabinet Kerja. Acara itu digelar di kantor DPP Partai Nasdem, Jalan RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2015).
Berdasarkan pengamatan Suara.com, tidak hanya Wapres JK dan sejumlah menteri Kabinet Kerja yang menghadiri undangan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh itu. Terlihat juga para petinggi partai politik lain, baik itu yang berada di Koalisi Indonesia Hebat (KIH) maupun dari Koalisi Merah Putih (KMP).
Beberapa menteri yang hadir di antaranya adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy, serta Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. Sementara dari Senayan, antara lain terlihat Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua MPR Mahyudin, juga Ketua DPD Irman Gusman.
Sedangkan para petinggi partai politik yang hadir di antaranya Sutiyoso dari PKPI, Ketua Partai Golkar Munas Ancol Agung Laksono, juga Ketua Umum Partai Hanura Wiranto. Dari jajaran politisi Partai Nasdem, terlihat hadir antara lain Sekjen Patrice Rio Capella, juga anggota DPRD DKI Jakarta Bastari Barus. Selain itu, tampak pula Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, serta Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT