Suara.com - Dua kakak angkat Engeline (Angeline) yaitu Yvone Caroline dan Christina Telly akhirnya diizinkan menemui Margriet Megawe (Margaret) di Polda Bali, Senin (22/6/2015), setelah sebelumnya gagal menemui ibunya yang ditahan atas kasus penelantaran Angeline.
"Memang kesempatannya sebentar karena harus pemeriksaan. Saya senang bisa ketemu mami saya, bisa memeluk (dia) senang banget," kata Yvone Caroline ditemui usai mengunjungi Margaret di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali di Denpasar.
Mereka tiba di Polda Bali sekitar pukul 10.30 WITA ditemani kuasa hukum.
Dengan mengenakan setelan kemeja berwarna hitam, kedua kakak angkat Angeline memasuki Direktorat Reserse Kriminal Umum dengan membawa makanan kesukaan ibundanya, yakni kue panada, kue khas dari Manado, Sulawesi Utara.
Pertemuan pertama setelah hampir delapan hari Margaret ditahan, berlangsung singkat, hanya sekitar lima menit. Hal tersebut karena Margaret akan menjalani pemeriksaan lagi.
Salah seorang tim kuasa hukum Margaret, Jeffry Kam, mengatakan pertemuan anak dan ibu berlangsung haru.
Ia mengharapkan meski berstatus tersangka, polisi diharapkan memberikan izin kepada wanita 60 tahun itu untuk bertemu dengan keluarganya karena dia memiliki hak untuk bertemu.
"Kami sepanjang perjalanan ini selalu kooperatif. Kami berterima kasih hari ini bisa dipertemukan," katanya.
Saat ini Margaret masih didalami keterangannya oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum sebagai tersangka kasus penelantaran anak.
Selain sebagai tersangka, dia juga menjadi saksi dalam kasus pembunuhan Angeline dengan tersangka Agustinus, mantan pekerja di rumahnya.
Meski Agustinus sebelumnya mengaku dalam berita acara pemeriksaan terakhir disebutkan bahwa pembunuhan itu dilakukan oleh Margaret, penyidik tidak serta merta meningkatkan statusnya karena masih perlu didalami dengan bukti penyelidikan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ibu TSK Pembunuh Angeline Datangi Polda Bali, Wajahnya Sedih
-
Polda Bali Cari Bukti Tersangka Lain Pembunuh Angeline
-
Himpunan Simbol Bali Bawa Bukti Ada Dalang Pembunuh Angeline
-
Ada Tersangka Lain Kasus Angeline, Penyidik Kaji Pengakuan Agus
-
"Masih Terbayang Angeline Merasa Kesakitan Saat Dipukul Ibunya"
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kapan Tersangka Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Disidang?
-
Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
-
Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi
-
Jakarta Masih Dikepung Banjir Pagi Ini, 28 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang Air
-
Hujan Masih Akan Guyur Seluruh Jakarta Hari Ini
-
Modus Paket Online, Polisi Gagalkan Peredaran Vape Narkotika di Jakbar
-
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru