Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon angkat bicara mengenai rencana pergantian sejumlah menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Fadli berharap jika rencana reshufle menteri itu tidak dijadikan ajang uji coba.
"Carilah orang-orang yang terbaik di bidangnya. Yang ditangani itu bukan ajang uji coba, kasihan rakyat," kata Fadli Zon usai menghadiri acara buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPR RI Setya Novanto di Jalan Widya Chandra, Selasa (26/6/2015) malam.
Partai di luar koalisi pemerintahan dikabarkan akan diajak ambil bagian untuk menyodorkan nama untuk menjadi menteri. Namun kata dia pembicaraan itu belum ada.
"Belum ada pembicaraan seperti itu," kata dia.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi muktamar Surabaya, Romahurmuziy mengatakan dalam waktu dekat Presiden Jokowi akan menemui pimpinan partai pendukungnya untuk membahas soal reshuffle kabinet.
"Presiden akan sampaikan pada pimpinan partai koalisi pendukung termasuk hal-hal apa yang akan disampaikan," kata Romi.
Para pemimpin partai akan memberikan masukan soal pergantian kabinet. Romi juga pernah mengatakan jika Jokowi sudah mengantongi nama-nama menteri yang bakal dieliminasi dari kabinetnya. Kata Romi juga, alasan Jokowi merombak kabinet untuk meningkatkan kinerja kabinet tersebut.
Berita Terkait
-
Kapan Reshuffle Kabinet, Jokowi: Jangan Ganggu Menteri Bekerja
-
Sebelum Rombak Kabinet, Jokowi Temui Partai Pendukung
-
Basarah: Menteri Tidak Profesional dari Kalangan Non Partai
-
Lukman Hakim Yakin Partai Tak Campuri Urusan "Reshuffle" Kabinet
-
Jokowi Akan Bahas Reshufle Kabinet dengan Partai Pendukung
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG