Suara.com - Polda Bali mengelar gelar perkara kasus pembunuhan dan penelantaran anak Engeline Margriet Megawe (Angeline) di Mapolda Bali, Denpasar, Sabtu (27/6/2015)
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hery Wiyanto mengatakan, gelar perkara dilakukan antara Polda Bali dan Polresta Denpasar soal alur kasusnya.
"Semuanya dibahas, tidak hanya kasus pembunuhan, tapi juga kasus penelantaran anak," terangnya.
Dia mengatakan gelar perkara tersebut dimulai pukul 10.00 WITA hingga pukul 14.30 WITA dan dipimpin langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie.
Selain itu juga ada tim Inafis dari Mabes Polri, dokter, Kasat Rekrimum Polresta Denpasar dan Direskurimum Polda Bali.
Dia menambahkan, bahwa dari gelar perkara tersebut untuk mengolah ketarangan saksi-saksi, tersangka dan temuan-temuan barang bukti yang ada.
Seperti diketahui bahwa Polda Bali telah menetapkan Agus sebagai tersangka pembunuh Angeline.
Sementara Margriet Christina Megawe (Margaret) ibu angkat Angeline dijadikan tersangka penelantaran anak dan kekerasan rumah tangga. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi
-
Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi di Arab Saudi
-
Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara
-
Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia
-
Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis
-
Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata
-
Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk
-
Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman
-
Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut