Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais minta TNI AU segera mengungkap penyebab pesawat Hercules jatuh di Medan, Sumatera Utara. Kecelakaan tersebut merenggut nyawa 113 orang yang berada di dalam pesawat.
"Kami harap investigasi dari internal TNI bisa cepat dilakukan maka apabila ada tindakan bisa segera dilakukan," katanya di DPR, Rabu (1/7/2015).
Dia menegaskan Komisi I berwenang mengawasi proses investigasi terhadap pesawat Hercules naas agar prosesnya berjalan transparan.
Politisi PAN meminta TNI AU apabila dalam investigasi ditemukan adanya pelanggaran prosedur, hal itu harus diusut tuntas. Hanafi menegaskan penggunaan alutsista, baik pesawat dan kapal, harus sesuai standar operasional prosedur.
"Apabila ada masyarakat sipil di sana, saya memahami bahwa pemerintah perlu perhatian lebih," katanya.
Pesawat Hercules, kata Hanafi, merupakan pesawat angkut militer, baik pasukan maupun logistik.
"Tapi di luar itu tidak diperkenankan membuat atau memakai alutsista untuk transportasi pribadi atau sipil," ujar Hanafi.
Hercules C-130 tipe Alfa nomor registrasi 1310 jatuh di dekat pemukiman penduduk Jalan Jamin Ginting, Simpang Kuala, Medan, jam 11.48 WIB kemarin. Sebanyak 113 orang meninggal seketika, mereka terdiri dari 12 prajurit dan 101 penumpang. Sejumlah warga di sekitar lokasi pesawat jatuh juga ikut terluka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru