Suara.com - Status siaga Gunung Raung (3.332 mdpl) tidak memengaruhi rute penerbangan Banyuwangi-Surabaya di Bandara Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
"Sejauh ini tidak ada kendala untuk rute penerbangan Banyuwangi-Surabaya PP dan rute Banyuwangi-Denpasar, sehingga penerbangan berjalan lancar," kata Kepala Bandara Blimbingsari Banyuwangi Sigit Widodo di Banyuwangi, Senin (6/7/2015).
Bahkan, lanjut dia, kegiatan sekolah pilot Mandiri Utama Flight Academy (MUFA) di bandara tersebut juga berjalan efektif dan tidak terganggu oleh aktivitas vulkanik seperti abu Gunung Raung.
"Belum ada aktivitas Raung yang memengaruhi jadwal ataupun rute penerbangan, serta kegiatan penerbang sekolah pilot di Bandara Blimbingsari tetap berjalan," kata Sigit.
Kendati demikian, pihak Bandara Blimbingsari selalu berkoordinasi dengan Badan Meterorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait dengan aktivitas gunung yang memiliki ketinggian 3.332 mdpl itu.
"Setiap pagi, kami selalu meminta informasi aktivitas Raung dan biasanya ada peringatan dari pihak yang berwenang, apabila ada sesuatu hal yang mengganggu rute penerbangan," tuturnya.
Sigit menjelaskan rute penerbangan di Bandara Blimbingsari berdasarkan Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Airnav Indonesia) ada tiga jalur dan satu jalur di antaranya melalui rute di atas Gunung Raung.
"Pihak Airnav mengimbau penerbangan tidak melintas Gunung Raung dan kalaupun terpaksa melintas harus terbang lebih tinggi dibandingkan biasanya," katanya.
Penerbangan dua maskapai yakni Wings Air dan Garuda Indonesia dengan rute Banyuwangi-Surabaya mengikuti garis pantai utara, sehingga tidak melintas di kawasan puncak Raung.
"Tidak ada abu vulkanik yang turun di sekitar bandara, sehingga rute penerbangan sejak ditetapkan status siaga Raung hingga kini berjalan aman," ujarnya.
Sebelumnya, sebanyak enam jadwal penerbangan maskapai Jetstar dari sejumlah kota di Australia membatalkan rute penerbangannya menuju Denpasar, Bali, pada Kamis (2/7/2015) malam, karena adanya informasi dari departemen keamanan udara setempat terkait dengan aktivitas Gunung Raung yang meningkat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik