Suara.com - Dua tersangka maling spesialis pecah kaca mobil, I (32) dan J (52), kecele dengan barang curiannya saat beraksi karena cuma mendapat sebuah kalkulator. Sialnya bertambah setelah berhasil dibekuk dan diancam hukuman penjara.
Kejadiannya terjadi pada 5 Juli 2015 lalu. Maling kambuhan ini memecahkan sebuah kaca mobil Hyundai Atoz di kawasan dekat Gandaria City Mall, Kebayoran Lama.
I sengaja mengincar mobil diparkir di pinggir jalan. Ketika sepi, I memecahkan kaca mobil itu dan mengambil sebuah tas dari mobil tersebut.
"Saya pecahkan kacanya pakai martil, terus saya ambil tas yang ada di dalamnya," ujar I di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2015).
Dia awalnya tidak menduga tas yang diambil hanya berisi sebuah kalkulator. Padahal, dia berharap ada uang atau laptop di dalam tas itu.
"Saya sih ngarepnya duit sama laptop, eh pas dipegang ternyata enteng. Isinya cuma kalkulator dan saya buang di pinggir jalan. Saya apes kalau begini," kata I.
Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Riftajudin melakukan, kedua orang ini ditangkap tidak jauh dari lokasi. Namun, saat diperiksa mereka baru beraksi pertama kali mencuri dengan modus seperti ini.
"Mereka sih ngakunya pertama kali. Tapi kita dalami dulu dan untuk saat ini ditangani Polsek Kebayoran Lama," ujar Riftajudin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Lampu Hijau! Hasil Revisi UU Polri Segera Diketok di Rapat Paripurna
-
Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah
-
Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas
-
Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar
-
RS Pondok Indah Beroperasi Tanpa SLF Aktif Sejak 2024: Sedang Proses Perpanjangan
-
Pecah Kongsi? Donald Trump Ultimatum Benjamin Netanyahu: Bibi, Kamu Harus Hati-hati
-
BPJS Kesehatan Beri Kepastian Jaminan Kesehatan Para Petugas SPPG
-
Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out
-
Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran