Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mewacanakan kawasan Kepulauan Seribu menjadi kawasan wisata kelas dunia. Bahkan DKI ingin Kepulauan Seribu mampu menjadi salah satu destinasi wisata terbaik dunia. Mungkinkah?
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan banyak perkerjaan rumah (PR) untuk menuju itu. Salah satunya yang menjadi perhatian pemerintah DKI kedepan adalah mampu mengubah pola pikir warga Jakarta
"PR-nya sekarang adalah bagaimana didik masyarakat kita. Bagaimana caranya Kepulauan Seribu bisa bangun budaya wisata maritim," ujarnya ketika berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (10/7/2015) malam.
Namun dikatakan Djarot, tidak ada yang tidak mungkin untuk menjadikan Kepulauan Seribu sebuah objek wisata yang mampu menyedot perhatian wisatawan. Terlebih lokasinya terletak di Jakarta yang merupakan Ibu Kota negara.
"Kalau intensif betul saya pikir 2-3 tahun bisa. Saya terinspirasi, 2018 kan Jakarta jadi tuan rumah Asean Games. Itu ada puluhan negara ke sini. Kalau kita sudah siapkan sebelum Asean Games itu bsa jadi salah satu tujuan wisata alternatif untuk atlet," jelas Djarot.
"Kemudian dari sisi koneksitas kita dekat dengan Jakarta. Kita punya bandara di sini kalau bisa diperbaiki bandara yang di Pulau Panjang yang bisa buat pesawat-pesawat kecil itu. Artinya kalau kita kelola betul Kepulauan Seribu itu bisa kok," Djarot menambahkan.
Fokus DKI untuk menjadikan Kepulauan Seribu menjadi objek wisata Dunia yakni melakukan pembenahan total infrastruktur, transpotasi dan konektifitas dermaga-dermaga.
"Artinya kita punya misi khusus selain perampingan struktur (di Kepulauan Seribu), ini Pulau Seribu kita siapkan untuk menjadikan Kepulauan Seribu jadi pulau wisata di dunia," kata Djarot.
Berita Terkait
-
Kelola Kepulauan Seribu, DKI Gandeng Republik Seychelles
-
Banyak Jabatan Mubazir di Kepulauan Seribu Bakal Dihapus
-
Djarot Ingin Kapal Rute Kepulauan Seribu Nyambung Transjakarta
-
Menuju Wisata Dunia, Gedung Baru Dilarang di Kepulauan Seribu
-
Djarot Minta Warga Jadikan Kepulauan Seribu Tempat Wisata Dunia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia