Suara.com - Seorang warga negara Australia dipenjara di Abu Dhabi setelah divonis atas dakwaan "menulis kata-kata buruk di media sosial".
Lansiran ABC, Jodi Magi, si warga negara Australia mengunggah sebuah foto di Facebook pada bulan Februari lalu. Dengan foto tersebut, perempuan berusia 39 tahun itu mempermalukan seorang sopir yang memarkir mobilnya melintang di dua lahan parkir khusus bagi penderita difabel.
Dalam postingan tersebut, Jodi sama sekali tidak menyebut nama. Namun, postingan itu ternyata berbuntut panjang. Jodi diseret ke meja hijau bulan lalu.
Jodi dinyatakan bersalah karena "menulis kata-kata buruk di media sosial". Ia diharuskan membayar denda sebesar 3.600 dolar dan diancam akan dideportasi.
Tetapi, kemarin saat dirinya hendak membayar denda tersebut, Jodi malah ditangkap dan dikurung di penjara.
"Tidak ada yang berbicara pada saya, tidak ada yang mengatakan kepada saya apa yang terjadi," kata Jodi kepada ABC dari jok belakang mobil polisi.
"Saya takut sekali," ujarnya.
Tidak diketahui pasti seberapa lama Jodi ditangkap otoritas Abu Dhabi. Ketika ditanya apakah ia memahami dakwaan yang diarahkan padanya, Jodi mengaku tidak mengerti, dan ia hanya menggunakan internet.
Jodi adalah seniman grafis yang sudah tinggal di Abu Dhabi sejak tahun 2012. Di kota tersebut, Jodi mengajar desain grafis kepada perempuan Uni Emirat Arab. (News.com.au)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Olga Syahputra Main Film Lagi?
Dituduh Curi Becak, Bocah 13 Tahun Disiksa Sampai Mati
Tag
Berita Terkait
-
5 Cara Download Video FB yang Diprivasi Lewat HP, Praktis Tanpa Aplikasi
-
Cara Mendapatkan Uang dari FB Pro bagi Pemula, Bisa Raup Belasan Juta per Bulan
-
6 Cara Menghasilkan Uang dari Meta Facebook, Bisa Cuan Jutaan per Bulan
-
Facebook Luncurkan Fitur Nickname di Grup, Mirip Forum Reddit
-
Meta Segarkan Facebook Marketplace untuk Gaet Pengguna Muda
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan