Suara.com - Pemuda bernama Lukman (19) berurusan dengan kantor polisi setelah memukul anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Brigadir Ali Sabana saat hendak ditilang di perempatan Blok M Plaza, Jakarta Selatan.
Kasus ini bermula ketika warga warga Kebun Kopi, Pondok Aren, Tangerang, Banten, itu naik sepeda motor. Ia memboncengkan pacarnya, Siti. Karena Siti tidak pakai helm, Ali Sabana pun menghentikan laju kendaraan.
"Saya minta surat-suratnya seperti STNK," kata Ali di Markas Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2015).
Ketika hendak diminta surat kendaraan, terjadilah insiden pemukulan.
"Dipukul sampai topi saya jatuh," kata dia.
Rekan Ali, Brigadir Indra P. dan Bgidarir A. M. Mawalu langsung mengamankan Lukman yang ketika itu mengaku-ngaku anggota FBR.
Polantas tidak peduli meski Lukman pamer anggota ormas, dia digelandang ke Polsek Metro Jakarta Selatan.
"Dia sempat mengaku anggota organisasi FBR," katanya.
Saat ditemui di Polsek Metro Jakarta Selatan, Lukman mengaku sebenarna tidak sengaja memukul.
"Itu reflek saja. Mukulnya juga kayak nepis saja, pelan," kata Lukman.
Lukman mengatakan waktu itu melawan petugas karena sedang buru-buru mengantar pacar ke tempat kerja.
"Itu pas buru-buru karena telat kerja pacar saya. Sudah gitu kondisinya kan lampu merah jadi lampu hijau, jadi mau nggak mau saya harus jalan. Makanya saya tarik dan nggak sengaja kepukul," kata Lukman.
Dia mengaku anggota FBR tujuannya agar polisi tak menghajarnya saat berada di pos polisi. Yang anggota ormas sungguhan ialah kakak Lukman.
"Setelah tarik menarik itu kan saya dipukulin balik sama polisi dan teman-temannya. Dipukul di pos polisi. Dipukul di bagian mata, ditendang perutnya dan digetok helm saya," kata Lukman.
Lukman mengaku menyesali perbuatannya. Dan meminta agar kejadian ini tidak diproses secara hukum.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Dalai Lama Buka Suara soal Namanya Disebut Ratusan Kali dalam Dokumen Rahasia Epstein
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Ditopang Pemilih Gen Z
-
Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN
-
BPS Kalbar Catat Makan Bergizi Gratis Ubah Pola Konsumsi, Tekan Beban Belanja Keluarga Miskin
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?
-
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
Kemenhut Bidik Aktor Intelektual di Balik Tewasnya Gajah Sumatra di Konsesi Riau
-
Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah
-
Ogah Masuk Gorong-gorong Mirip Jokowi, Pramono: Yang Bekerja Otaknya