Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, alasan pembongkaran tersebut dilakukan karena rumah ibadah tersebut telah melanggar aturan terkait perizinan mendirikan bangunan.
"Saya sudah kasih tahu Wali Kota, Gereja itu nggak berizin. Kalau sudah lama, ya dibuat izinnya. Kalau dia nggak buat, kan jadi melanggar, mesti tetap kita bongkar," kata Ahok kepada wartawan, Rabu malam (22/7/2015).
Menurutnya, keputusan pihaknya untuk membongkar Gereja itu adalah untuk menegakkan aturan yang berlaku.
Ahok juga menegaskan jika tidak ada tekanan dari pihak manapun dalam pembongkaran gereja tersebut.
"Kami tidak mau jika (keputusan) dibongkar atau tidak, itu karena dipengaruhi oleh tekanan orang. Tidak ada urusan, ini negara ada konstitusi, ada aturan," kata dia.
Ahok menjelaskan, awalnya bangunan tersebut sudah ada sejak puluhan tahun sebagai tempat tinggal. Namun, sejak difungsikan sebagai rumah ibadah, perizinan bangunan tersebut sudah lama urung diurus oleh pihak gereja.
Pemprov DKI juga sudah memberikan waktu kepada pihak gereja untuk melengkapi perizinan bangun tersebut. Namun, hingga kini, urusan perizinan tersebut belum juga dilakukan oleh pihak gereja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
Terkini
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini