Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, alasan pembongkaran tersebut dilakukan karena rumah ibadah tersebut telah melanggar aturan terkait perizinan mendirikan bangunan.
"Saya sudah kasih tahu Wali Kota, Gereja itu nggak berizin. Kalau sudah lama, ya dibuat izinnya. Kalau dia nggak buat, kan jadi melanggar, mesti tetap kita bongkar," kata Ahok kepada wartawan, Rabu malam (22/7/2015).
Menurutnya, keputusan pihaknya untuk membongkar Gereja itu adalah untuk menegakkan aturan yang berlaku.
Ahok juga menegaskan jika tidak ada tekanan dari pihak manapun dalam pembongkaran gereja tersebut.
"Kami tidak mau jika (keputusan) dibongkar atau tidak, itu karena dipengaruhi oleh tekanan orang. Tidak ada urusan, ini negara ada konstitusi, ada aturan," kata dia.
Ahok menjelaskan, awalnya bangunan tersebut sudah ada sejak puluhan tahun sebagai tempat tinggal. Namun, sejak difungsikan sebagai rumah ibadah, perizinan bangunan tersebut sudah lama urung diurus oleh pihak gereja.
Pemprov DKI juga sudah memberikan waktu kepada pihak gereja untuk melengkapi perizinan bangun tersebut. Namun, hingga kini, urusan perizinan tersebut belum juga dilakukan oleh pihak gereja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK
-
KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang
-
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya
-
Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang
-
Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes
-
Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI
-
Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL