Suara.com - Parlemen Tunisia mendadak mengesahkan Undang-Undang Anti-terorisme, Sabtu (25/7) ini. UU itu memungkinkan pelaku terorisme di sana dihukum mati.
Pengesahan UU terorisme itu menyusul adanya serangan ISIS selama beberapa bulan terakhir di Tunisia. Parahnya, ISIS menyasar para wisatawan di sana.
Bulan lalu, seorang pria bersenjata menewaskan 39 turis yang sebagian besar dari Inggris di pesisir Kota Sousse. Sementara Maret, dua orang bersenjata menewaskan 21 wisatawan asing dan seorang polisi di Bardo Museum Tunis. Kedua serangan itu diklaim oleh kelompok jihad Negara Islam.
Anggota parlemen menyetujui RUU dengan selisih suara 174-0. Sementara ada 10 abstain. Sebelum pengesahan ini selama 3 hari terjadi perdebatan keterdesakan pengesahan UU itu. Sebab kawasan Utara Afrika diklaim lebih aman dari ISIS.
Sementara kelompok pembela HAM mengkritik RUU itu. Sebab status tersangka pun bisa langsung dijatuhkan hukuman mati. Sementara pengacara terdakwa tidak akan bisa berbuat apa-apa. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua