Suara.com - Ketua panitia seleksi calon pimpinan KPK Destry Damayanti mengatakan teknis pembagian grup para kandidat dilakukan secara acak. Tujuannya supaya tidak terjadi kecemburuan antar calon pimpinan KPK.
"Pembagian grupnya random, jadi nggak ada spesifik tertentu," kata Destry kepada wartawan di Pusat Pendidikan dan Latihan Kementerian Kesehatan, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (28/7/2015).
Dalam proses pembagian grup, para psikolog dilibatkan agar dalam satu tim dapat ditemukan tim yang proporsional.
"Itu yang bagi bukan kami tapi dari psikolognya dan mereka sudah mempunyai sistem. Jadi ada orang profesionalnya, ada orang hukumnya di situ, ada orang dari lembaga, kemudian juga ada dosennya," tambahnya.
Destry mengungkapkan karena kandidat berasal dari beragam profesi, proses pembagian kelompok diskusi menjadi sangat menarik. Satu grup terdiri dari orang-orang berlatarbelakang beda-beda.
"Tadi saya lihat komposisinya menarik, menurut saya komposisinya bisa representatif. Ada dari pihak KPK nya, ada dari profesionalnya, ada dari polisinya dan ada dari jaksanya," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok
-
Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional
-
Pecah! Prabowo Joget Tabola Bale Bareng Warga Miangas Usai Hadiri KTT ASEAN
-
Brimob Bersenjata Lengkap Kepung Hayam Wuruk: Markas Judi Online Jaringan Internasional Terendus
-
Cegah Tawuran, Kolong Flyover Pasar Rebo Disulap Jadi Sasana Tinju dan Skate Park
-
Mau Ditinjau Prabowo Hari Ini, Beginilah Fasilitas Kampung Nelayan Leato Selatan di Gorontalo
-
Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina
-
Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir