Suara.com - Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Destry Damayanti mengatakan para calon pimpinan KPK akan menjalani tiga jenis tes pada seleksi yang akan diselenggarakan Selasa (28/7/2015). Tiga jenis tes meliputi wawancara, diskusi grup, dan presentasi.
"Untuk besok para capim akan kita rotasi menjadi suatu grup. Di sana nanti kita juga akan ada interview dan leadership. Dengan begitu, kami berharap bisa mendapat penilaian yang lebih obyektif," kata Destry kepada wartawan di Pusdiklat Kementerian Kesehatan, Kebayoran Baru, Senin (27/7/2015).
Destry menambahkan penilaian dan komentar dari masyarakat akan menjadi pertimbangan pansel dalam menilai kandidat.
"Itu merupakan bagian dari instrumen penilaian yang digunakan oleh pansel, dan nanti kita juga akan kita lihat secara holistik. Dari situ kita dapat lihat berbagai aspek penilaian, kita akan ambil nilai yang tertinggi dari penilaian itu," katanya.
Saat ditanya mengenai tes apa yang paling memiliki andil besar, ia mengatakan tidak bisa seorang kandidat hanya dinilai dari nilai akademis. Ada banyak pertimbangan lain yang jadi pertimbangan pansel untuk menyatakan layak tidaknya seseorang menjadi pimpinan KPK.
"Kita punya banyak aspek penilaian, tidak saja aspek penilaian akademis. Kita bisa saja dapat orang yang bagus, tapi kalau track record historicalnya buruk. Itu bisa jadi malah menghambat kinerja KPK," ujar Destry.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer