Suara.com - Kepolisian Bekasi sore ini, Selasa (4/8/2015), akan gelar perkara terkait kasus tewasnya siswa bernama Evan Christoper Situmorang setelah mengikuti Masa Orientasi Studi (MOS) SMP Flora.
"Hari ini rencananya akan ada gelar perkara kasus MOS di Polresta Bekasi. Ini untuk penyidikan ada tidaknya unsur pidana yang terjadi atas meninggalnya adik kita Evan," Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Muhammad Iqbal, Selasa (4/8/2015).
Dia juga mengatakan akan banyak saksi yang akan dihadirkan saat gelar perkara tersebut. Menurutnya, saksi dihadirkan untuk memperoleh keternagan lebih dalam seputar peristiwa tersebut.
"Untuk saksi masih sama, ada pihak dari sekolah dan keluarga korban kurang lebih ada 14 saksi yang kita periksa. Keterangan dari mereka, nantinya akan kita dalami lagi demi pengungkapan kasus ini," tambahnya.
Lebih jauh Iqbal menjelaskan, bila nanti terbukti ada kelalaian yang menyebabkan meninggalnya Evan, maka polisi dapat menjerat pihak tersebut ke pidana.
"Kalau meninggalnya korban karena kelalaian. Kita dapat menjerat orang tersebut dengan pasal 359 KUHP dengan hukuman maksimal lima tahun penjara," ujarnya.
Seperti diketahui, seorang siswa SMP Flora, Bekasi bernama Evan Christopher Situmorang tewas setelah mengikuti MOS. Diduga Evan mengalami kelelahan, usai disuruh berjalan kaki sejauh empat kilo meter saat MOS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Mawar Kuning dan Tangis Haru Nadiem Makarim Jelang Sidang Vonis
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1.719 Jiwa, Hampir 50 Ribu Orang Hilang
-
Pendukung hingga Driver Gojek Padati PN Jakpus, Polisi Siaga Jelang Vonis Nadiem
-
Siapa Lucas Trejo? Pesepakbola Argentina Sedih Istri dan 2 Anaknya Tewas di Gempa Venezuela
-
Kemhan Setop Latsarmil SPPI! Latihan Fisik Dikurangi dan Menembak Dihapus Usai 5 Peserta Tewas
-
Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!
-
Susul Roy Suryo dan dr Tifa! Tiga Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Segera Diseret ke Kejaksaan
-
Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api
-
Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!
-
Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!