Suara.com - Malang benar nasib WN (26). Perempuan asal Aceh Tamiang ini harus berurusan dengan polisi syariah karena kedapatan tengah melayani lelaki hidung belang yang sedang mabuk-mabukan dan karoeke.
WN ditangkap di kafe yang terletak di Jalan T. Daud Bereueh, Banda Aceh, pada Selasa (4/8/2015) sekitar pukul 23.30 Wib. Saat ditangkap, WN berada dalam kondisi mabuk sehingga ia tak bisa melarikan diri.
"Yang bersangkutan (WN), saat kita tangkap sebenarnya mau melarikan diri. Tapi karena mabuk, dia tidak berhasil lolos," kata Kepala Seksi Penegakan Syariah Islam Kota Banda Aceh, Evendi A. Latif, di Banda Aceh, Rabu (5/8/2015).
Menurut Evendi, WN sebenarnya tidak sendiri dalam melayani lelaki hidung belang. Ia datang ke tempat tersebut bersama dua rekannya. Namun, karena mengetahui petugas datang, rekan WN berhasil kabur.
"Kawan-kawannya lari. Tinggallah dia sendiri karena mabuk dan nggak bisa buat apa," ujarnya.
Saat ditanyai sejumlah wartawan, WN mengakui perbuatannya. Kata dia, dirinya datang ke tempat tersebut setelah ditelepon salah seorang lelaki hidung belang. Untuk menemani laki-laki tersebut, dia menerima upah sebesar Rp100 ribu.
"Baru dua kali teguk, udah datang WH. Makanya saya nggak buat apa-apa," katanya.
Selain menerima jasa menemani karaoke, WN juga mengaku menjajakan seks dengan tarif mulai Rp500 ribu hinga Rp1 juta.
"Cuma yang tertentu aja, nggak semua (dilayani)," tuturnya.
Selain menahan WN, Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh juga menyita satu botol minuman keras.
Atas kesalahannya, WN dijerat hukuman berdasarkan Qanun nomor 13 tahun 2002, maksimal 40 kali cambuk. [Alfiansyah Ocxie]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia
-
AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini