Suara.com - Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo berharap wacana menempatkan tank bekas peninggalan Perang Dunia II milik TNI di Kepulauan Seribu segera terealisasi. Tank ini, rencananya ditempatkan di dasar laut untuk rumpon atau rumah ikan buatan agar menambah daya tarik wisata diving.
"Insya Allah, perkembangannya kami berkoordinasi terus dengan pihak TNI AL, terakhir Minggu kemarin kami dengan Pak Buyung (Dankomar Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana) melakukan penanaman tumbuh karang," ujar Budi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/8/2015).
"Selain itu, kami sedang menggalakkan rumah ikan, salah satunya ada tank, tank yang sudah tidak dipakai supaya bisa ditenggelamkan sebagai rumah ikan, rumpon kita," Budi menambahkan.
Ketika ditanya kalau nanti TNI tidak mau memberikan tank bekas, Budi tidak mempermasalahkannya. Pemerintah, kata dia, kini juga tengah membuat apartemen untuk hunian ikan.
"Itu akan kami serahkan pada pihak TNI (mengizinkan tank dijadikan rumpon atau tidak). Yang jelas beliau punya komitmen begitu bisa ya langsung segera dieksekusi. Kita juga sekarang lagi bikin banyak apartemen ikan, itu banyak medianya, kita buat dari besi dan segala macam, kita buat kurang lebih 100 rumah ikan," kata Budi.
Budi menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerahnya tahun 2015 mencapai empat juta orang.
Berita Terkait
-
Ahok Bingung Cara Bersihkan Sampah di Dasar Laur Kepulauan Seribu
-
Ide Tank Jadi Rumpon Wisata, TNI AD: Dukung Tapi Tak Spontan
-
Tank Bekas PD II akan Dijadikan Rumpon, Ini Tanggapan TNI AD
-
Alasan Tank Eks Zaman Bung Karno Jadi Rumpon di Kepulauan Seribu
-
Tank Bekas PD II untuk Rumpon Ditaruh Dekat Pulau Pramuka
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran