Suara.com - Kepolisian Norwegia kaget bukan kepalang dengan aksi nekat salah seorang narapidana yang ditahan di sebuah penjara pulau wilayah terpencil negara itu yang udara dan airnya super dingin.
Seperti dikutip dari Mirror, Sabtu (8/8/2015), narapidana kasus kekerasan seksual itu menyebrang dari pulau penjara Bastoy ke pulau utama Norwegia sejauh dua mil dengan menggunakan sekop plastik sebagai dayung darurat dan papan selancar.
Lelaki 20 tahun yang tidak disebutkan namanya itu dilaporkan melarikan diri pada tengah malam dari penjagaan aparat keamanan yang diduga sedang lengah.
Kebutulan penjara itu memang tak mempunyai pagar pembatas, seperti penjara umumnya di tengah kota, agar para napi bisa diperlakukan manusiawi dan hanya ada penjaga yang lalu lalang. Yang membatasi penjara adalah pantai dan laut saja.
Polisi setempat melaporkan kalau si napi yang kini jadi buronan itu sebelumnya sempat menonton film dan berkeliling dengan sepeda hingga ke salah satu sudut pantai di Pulau Bastoy.
Dia merayap dan menyelinap ke bibir pantai yang gelap sambil menggontong papan selancar dan akhirnya bisa kabur.
Kendati demikian Kepala Penjara Bastoy Tom Eberhardt masih meragukan hasil investigasi polisi.
“Kedengarannya spektakuler menggunakan cara ini. Tapi bisa saja itu bukan karena papan selancar dan bisa sesuatu yang lain. Tidak begitu sulit menemukan sesuatu yang bisa mengambang di pulau,” katanya.
Terdapat 115 narapidana di Penjara Pulau Bastoy. Para narapidana yang ditahan kasusnya juga beragam, dari kejahatan pembunuhan, perkosaan, perampokan sampai narkoba.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Lenny Kravitz Pamer Penis saat Konser di Stockholm
Hati-hati Mesum di Aceh, Bisa Senasib dengan Orang Ini
Indro 'Warkop': Saya Sakit karena Kebodohan Sendiri
Serpihan Diduga Jendela Pesawat MH370 Ditemukan di Pulau Reunion
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal