Suara.com - Ketua Umum Partai PAN Zulkifli Hasan menilai pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo tentang pentingnya koordinasi antar lembaga negara, di Senayan Jumat (14/8/2015), sudah tepat. Yang saat ini perlu dilakukan, kata Zulkifli, memang persatuan.
"Bahwa kita harus menatap ke depan, persatuan yang paling penting, siapapun kita tidak lagi mengutamakan kelompok dan golongan. Tapi kita menghadapi situasi dan kondisi sekarang ini, mari kita bersatu. Penuh optimis menatap masa depan yang akan datang," ujar di DPR.
Zulkifli berharap dengan sistem ketatanegaraan yang dianut Indonesia, lembaga negara bisa bekerja lebih transparan dan terbuka.
"Menyampaikan apa yang dilakukan kepada rakyat. Rakyat bisa menilai bisa melihat, bisa mengakses dengan mudah. Jadi sistem ketatanegaraan kita sekarang lebih maju lagi, membuat kita lebih transparan lagi," tuturnya.
"Kalau ada perbedaan-perbedaan antar lembaga negara, ini juga forum saya kira adalah kebersamaan, jadi perbedaan-perbedaan itu bisa keluar tapi bisa juga diminimalisir dengan adanya kebersamaan ini," Ketua MPR mengatakan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya