Juara dunia bulu tangkis lima kali, Lin Dan mengaku kecewa tidak dapat melawan pemain unggulan Malaysia Lee Chong Wei di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015. Ini karena langkah pebulutangkis asal Cina itu terhenti di babak delapan besar karena kalah dari tunggal putra Denmark Jan O Jorgensen dengan skor 12-21, 15-21.
"Saya tidak bermain bagus hari ini. Sebagaimana permainan lain, ada kekalahan dan ada kemenangan. Akan tetapi, saya kecewa karena tidak dapat berjumpa dengan Chong Wei nanti," kata Lin Dan dalam jumpa pers seusai pertandingan di Stadion Istora Senayan Jakarta, Jumat (14/8/2015) malam.
Lin Dan menambahkan, setiap atlet tentu ingin menjadi juara pada nomor tunggal putra. Ia mengakui sejumlah media mengira penampilan saya menurun, tetapi saya ingin membuktikan pada pertandingan lain. Meski telah tersingkir dari Kejuaraan Dunia, Lin Dan mengaku akan mengejar perolehan poin kualifikasi Olimpiade dalam turnamen-turnamen internasional lain, termasuk di Piala Thomas 2016.
Suara.com - Sementara itu, Jorgensen mengaku puas dengan kemenangannya melawan Lin Dan yang merupakan atlet yang diunggulkan dalam turnamen-turnamen internasional sebagaimana Lee Chong Wei.
"Saya sangat bergairah untuk mengikuti turnamen ini dan saya bangga karena mencapai tahapan sekarang," kata pebulu tangkis yang menjadi unggulan kedua dalam Kejuaraan Dunia 2015 itu.
Jorgensen mengungkapkan keinginannya untuk meraih medali sangat besar sejak mengikuti Kejuaraan Dunia pada 2013.
"Sekarang saya dapat membuktikan diri tentang pencapaian saya. Setiap orang yang pertama kali menang pasti akan merasakan emosi yang sama seperti saya," kata Jorgensen.
Atlet Denmark itu mengatakan bahwa Lee Chong Wei juga punya hasrat untuk merebut medali dalam Kejuaraan Dunia 2015.
"Tentu dia lapar akan gelar. Saya harap keinginannya tidak terlalu menggebu. Saya ingin tampil terbaik dan tetap menikmati pertandingan," kata Jorgensen tentang kansnya menghadapi Chong Wei di babak empat besar. (Antara)
Berita Terkait
-
King Cup International Badminton Open 2025: Turnamen Eksibisi Penutup Musim
-
Dito Ariotedjo Dicopot, Musuh Bebuyutan Lin Dan Jadi Plt Menpora?
-
Butuh Perubahan Besar, Lee Chong Wei Kecewa Berat Lihat Bulu Tangkis Malaysia
-
Dinilai Tak Menghormati Lee Chong Wei, Taufik Hidayat Diamuk Warganet Malaysia
-
Rivalitas Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei, Bersaing Sejak Masih Pegang Raket
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran
-
Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat