Suara.com - Polsek Cipayung, Jakarta Timur, kini tengah menyelidiki temuan lambang Partai Komunis Indonesia (PKI) palu arit di Taman Mini Indonesia Indah yang digambarkan dengan cat semprot.
"Siapa pelakunya masih kita cari, sekarang belum ada yang kita jadikan tersangka. Masyarakat sekitar sana mengaku tidak ada yang tahu, belum ada saksi yang kami periksa," ujar Kapolsek Cipayung, Jakarta Timur Komisaris Polisi Cecep Subagia saat dihubungi wartawan, Selasa (18/8/2015).
Selain itu, Cecep menjelaskan bahwa dari hasil panyidikan sementara di lokasi kejadian pihaknya tak menemukan logo tersebut karena sudah ditutup oleh cat lain.
"Logo itu sudah dihapus, itu hanya gambar pylox yang berbentuk palu arit, bukan gambar-gambar logo PKI. Sekarang sudah nggak ada gambarnya, sudah ditutup pakai cat," tandasnya.
Diketahui, logo PKI itu dilihat oleh petugas keamanan pengelola arena skate board Teater Keong Mas TMII, Rusdi Musliman pada Senin kemarin (17/8/2015).
"Gambar itu kemungkinan dibuat pada malam hari, sehingga tidak ada yang melihat nya," ujar Rusdi.
Dia juga mengatakan, lokasi ditemukannya logo PKI tersebut memang cukup sepi dengan posisi menurun.
Pelatih skate board di lokasi tersebut bernama David juga mengakui melihat logo tersebut. Bahkan menurutnya, ia sudah melihat logo tersebut sejak lama.
"Lumayan lama sih, tapi selama ini saya tidak tahu dan kurang memperhatikan arti dari gambar itu," kata David.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029