Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) rupanya memandang peristiwa kemunculan lambang PKI di nkarnaval peringatan HUT RI di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sebagai hal enteng.
Ahok menilai, siapapun yang ingin mencoba merobohkan ideologi Pancasila tidak akan mempan.
"Saya (rasa) mereka mau kasih lambang apa pun terserah. Kesaktian pancasila sudah terbukti. Siapa pun nggak bisa merobohkan ideologi negara ini. Kecuali rakyat terlalu susah, kalau rakyat terlalu susah, orang lempar apa pun rakyat makan," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (18/8/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur itu menilai, walaupun masih banyak masyarakat Indonesia yang susah namun dengan banyaknya program-program yang digagas oleh pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sudah cukup membantu perekonomian masyarakat miskin.
"Sekarang rakyat kan udah ada BPJS Ketenagakerjaan, ada Kartu Indonesia Pintar. Saya rasa tak semudah itu, ada orang yang mau menggoyang Pancasila," kata Ahok.
"Dan kita udah pernah ngalamin G30S/PKI apa itu kurang kencang. Saya rasa sekarang nggak gampang. Kita TNI, Polri sangat solid. Persenjataan kita sangat baik dan intel kita bekerja. Kesadaran rakyat juga makin baik," tambah Ahok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?
-
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes