Suara.com - Setelah diprotes masyarakat, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta berjanji untuk memperketat pemberian pengawalan khusus kepada konvoi motor gede.
"Kami akan selektif lakukan kegiatan pengawalan, karena ada banyak persepsi juga dalam poin 7 atau G itu," kata Kepala Direktorat Lalu Lintas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta AKBP Tulus Ikhlas Pamuji usai ketemu pesepeda bernama Elanto Wijoyono, Selasa (18/8/2015).
Elanto merupakan warga Yogyakarta yang berhasil bikin heboh karena aksi mencegat konvoi Harley Davidson Club Indonesia yang menerobos lampu merah di Condong Catur, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (14/8/2015).
Tulus mengatakan petugas selama ini sudah mengingatkan konvoi moge agar jangan memakai lampu rotator dan sirine saat jalan-jalan. Soalnya, itu melanggar aturan lalu lintas.
"Sebelum konvoi sudah diingatkan agar tetap mematuhi aturan, sudah berikan rambu - rambu, kalau bukan acara di-rundown ya ikuti aturan, kalau bukan perlengkapan standar ya jangan digunakan," kata Tulus.
Tulus menegaskan pengawalan anggota polisi terhadap konvoi motor Harley Davidson Club Indonesia di Yogyakarta beberapa waktu lalu telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 134 dan Pasal 135.
Terkait penjelasan Pasal 134 poin g bahwa konvoi yang diberi prioritas ialah yang bersifat mendesak dan penting, seperti kendaraan pengangkut pasukan, penanganan ancaman bom, kendaraan penanganan huru hara, serta kendaraan untuk bencana alam, Tulus mengatakan bahwa hal tersebut hanya bagian dari contoh penjelasan yang ada di dalam UU.
"Itu hanya contohnya saja, soal pengawalan terhadap moge memang tidak didetailkan, tapi yang pasti polisi harus melakukan pengawalan sesuai Pasal 134, pengawalan Harley kemarin masuk ke pengamanan untuk tindakan preventif untuk menciptakan keamanan dan kelancaran," kata Tulus. (Wita Ayodhyaputri)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Kejagung Bakal Pelajari Laporan Terkait Genosida Israel Terhadap Warga Palestina
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia