Suara.com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Senin (24/8/2015), akan membacakan putusan praperadilan yang diajukan Otto Cornelis Kaligis, tersangka kasus dugaan suap hakim dan pantitera PTUN Medan.
Sidang yang digelar pada pukul 09.00 WIB tersebut akan memberikan putusan akhir bagi Kaligis yang kini kausnya telah mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Sidang perdana di Tipikor sendiri sebelumnya ditunda karena Kaligis tak hadir dan bakal dilanjutkan pada pekan ini, Kamis (27/8/2015).
Sebelumnya, tim kuasa hukum OC Kaligis tidak merasa khawatir permohonan praperadilan akan digugurkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam sidang putusan hari ini.
"Kesimpulan yang telah kami ajukan sudah sesuai UU. Kita (tim kuasa hukum) yakin, tidak khawatir untuk gugur," ujar salah seorang kuasa hukum John Waliry di Jakarta, Jumat lalu (21/8/2015).
Saat ditemui usai sidang kesimpulan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dia mengatakan bahwa pihaknya tetap berharap hakim praperadilan akan memberikan putusan yang terbaik bagi pihaknya.
Sementara itu, KPK juga mengaku optimistis dengan putusan sidang praperadilan dari Kaligis yang akan dibacakan hari ini di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Kita optimistis, kan hari Kamis kemarin kita bisa menyaksikan bahwa perkara pokok Pak Kaligis sudah dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum," ujar anggota kuasa hukum KPK Natalia Kristianto di Jakarta, Jumat (21/8/2015). (Antara)
Tag
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis
-
Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran
-
Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana