Suara.com - Seorang calon haji asal Pacitan meninggal dunia akibat serangan jantung di penginapannya di Madinah, Arab Saudi, Senin (24/8/2015) pukul 13.59 waktu setempat.
Berdasarkan informasi yang diterima Media Center Haji di Mekah, Senin, calon haji yang meninggal dunia itu bernama Suparti binti Saimin Kromoharjo, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4 dengan embarkasi Surabaya, Jawa Timur.
Suparti bersama rombongan tiba di Madinah pada hari Senin sekitar pukul 03.05 Waktu Saudi Arabia (WAS) dengan menumpang pesawat Saudi Airlines bernomor SV 5707.
"Almarhumah meninggal dunia di hotel (Hotel Mawwadah Safwa). Selanjutnya dibawa ke rumah sakit Arab Saudi," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Jeddah-Madinah Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPHI) Nurul Badruttamam.
Dari hasil pemeriksaan dokter, perempuan berusia 70 tahun ini memiliki riwayat penyakit jantung, acute coronary syndrome, diabetes melitus, dan hipertensi.
Suparti merupakan anggota jemaah haji pertama asal Indonesia yang meninggal di Tanah Suci. Saat ini jumlah anggota jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Madinah mencapai 12.991 orang yang tergabung dalam 32 kloter.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen