Suara.com - Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek, mengimbau calon jamaah berusia lanjut (lansia) untuk tidak memaksakan diri beribadah haji jika kondisi tubuhnya tidak prima.
Pasalnya, pada usia lanjut dimana kekebalan tubuh menurun, lansia rentan mengalami kekambuhan penyakit atau terserang virus.
"Kami sadar karena pemberlakuan sistem kuota, maka banyak jamaah haji yang berangkat di usia tua yakni 60-80 tahun. Bagi mereka yang menderita penyakit jantung tentu sangat berisiko jika memaksakan untuk ibadah haji. Kita mengembalikan kepada Kemenag untuk menasehati apakah masih tetap mau diberangkatkan atau menundanya," ujar Menkes Nila pada temu media di Jakarta, Selasa (11/8/2015).
Ia juga mengingatkan agar calon jamaah haji lansia untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan serta berprilaku hidup bersih dan sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, menjaga stamina dan selalu menggunakan masker saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
"Apalagi bagi jamaah yang usianya sudah tua, barangkali harus betul-betul menjaga fisik dan kesehatannya dengan banyak istirahat. Jangan memaksa berulang-ulang melakukan umroh karena bisa melemahkan fisiknya," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar