Suara.com - Rumah Susun Sederhana Sewa (rusunawa) yang berlokasi di Jatinegara Barat, Jakarta Timur, tidak mencerminkan namanya, malah terlihat seperti apartemen Kalibata City.
Meski demikian, hal itu masih belum dinilai layak oleh penghuni yang sebagian besar berasal dari warga Kampung Pulo yang kini sudah digusur pemerintah daerah DKI Jakarta.
Animah (57) aalah satu warga yang tinggal dirusun tersebut mengatakan sempitnya ruangan di rusun tidak cukup untuk menampung keluarganya. Bahkan, Aminah harus rela tidur satu ruangan dengan dapur.
"Saya mau direlokasi tapi keadaannya begini udah kaya tikus. Sempit, dapur sama ruangan tamu jadi satu. Ruangan tamu saya pakai buat tidur, kamar udah nggak muat, perabotan juga nggak bisa dimasukin disini," sesal Animah kepada suara.com, Selasa (25/8/2015).
Animah kecewa kepada Pemda karena sebelum direlokasi, warga Kampung Pulo dijanjikan dapat rusun beserta perabotan yang sudah lengkap. Namun ternyata tidak sesuai dengan kenyataannya.
"Dulu janjinya perabotan lengkap, ada televisi, tapi kenyataaanya nggak ada," katanya.
Nenek dua cucu ini juga kecewa lantaran barang-barang miliknya tidak semua bisa dimasukkan ke ruangan karena sempit. Ia terpaksa menitipkan barang-barang tersebut ke tetangga.
"Habis gimana? Bisa masuk semua tapi tidurnya saya dimana. Nggak muat," ujarnya.
Animah juga mengenang kembali rumah miliknya di Kampung Pulo, pembangunannya hasil dari berhutang. Ia berharap Pemda merealisasikan janjinya untuk memberikan ganti rugi.
"Katanya Pemprov mau ganti tapi sampai saat ini belum ada kabarnya lagi," ucap Animah sambil menangis. "Jangan cuma janji-janji. Kalau udah begini gimana, pemerintah mau janji apa lagi. Tepatin janjinya jangan cuma omong doang."
Animah juga terpaksa harus tidur berdesak-desakan dengan suami, anak cucunya. Belum lagi dia harus memikirkan iuran sebesar Rp300.000 per bulan.(Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa