Suara.com - Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika Deddy Hermawan mengaku sudah melaporkan pemilik akun Facebook bernama Arif Kusnandar karena menulis status bernada SARA dan provokatif, ke polisi.
"Iya kita sudah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian karena statusnya menebar kebencian dan provokatif. Sehingga ketika melihat itu kami langsung memblokir akun tersebut," kata Deddy kepada Suara.com di Bakoel Koffie, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2015).
Deddy mengatakan tidak hanya Arif yang dilaporkan ke polisi, melainkan juga dua orang yang mengupdate status di media sosial dengan kata-kata mengandung unsur SARA.
"Jadi tiga ya totalnya. Kasusnya sama seperti yang dilakukan Arif tapi tidak bisa saya detailkan lah di sini. kita memang setiap bulan menerima banyak laporan dan melakukan monitoring bukan hanya saat kasus ini muncul. Kayak akun-akun pornografi. Dan saya juga minta kepada masyarakat yang menemukan kejadian seperti ini langsung saja lapor ke kami agar penanganannya lebih cepat," katanya.
Deddy mengatakan sudah mengirim surat kepada Facebook dan Twitter untuk membantu pemerintah melacak akun-akun yang memuat pesan mengandung SARA.
"Saya sudah mengirim surat bantuan ke Twitter dan Facebook untuk membantu melacak akun-akun yang mengandung SARA. Diharapkan kejadian ini tidak akan terulang kembali," kata dia.
Kalimat ini dikutip dari status Arif pada Rabu 26 Agustus 2015.
"Jika dolar tembus 15 ribu. Tanda tragedi 98 akan terjadi. Siap-siap berburu ba** Cina Kep**at, sejarah akan berulang lagi. Jangan kecolongan kayak Mei 98. Jaga Bandara dan garis pantai karena para Cina kep**at akan kabur lewat pintu itu."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura