Suara.com - Ketua DPD RI, Irman Gusman, menilai pemerintah harus segera merealisasikan proyek pembangunan gedung baru DPR. Irman beralasan bahwa saat ini bangunan tersebut sangat dibutuhkan untuk peningkatan kinerja anggota dewan.
"Kita harus lihat dari kepentingan. Kita melihat kebutuhannya dulu, dengan fungsi parlemen yang lebih aktif sekarang. Kan kita parlemen, peran dan fungsinya meningkat, melibatkan banyak staf. Ini diperlukan. Saya 16 tahun di Senayan, (merasa) sudah saatnya memang ini kebutuhan," kata Irman, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2015).
Namun, meski pembangunan proyek tersebut mendesak, dia setuju jika pemerintah dan DPR harus bisa transparan soal proyek senilai Rp2,7 triliun tersebut. Apalagi jika menimbang bahwa saat ini kondisi ekonomi masyarakat sedang merosot.
"Kuncinya, bagaimana membangun komunikasi dengan publik. Dan ini multiyears. Tentu, maksud saya dengan bertahap, mengingat kondisi ekonomi," sambungnya.
Irman pun mengatakan bahwa proyek tersebut diyakininya bisa merangsang pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. Pasalnya menurutnya, pengerjaannya sendiri setidaknya, itu bakal melibatkan pihak swasta.
"Ini kan untuk investasi juga, bukan untuk rutin sektor riil. Ini bisa menggerakkan ekonomi juga. Kan kita pakai kontraktor. Ini kan bukan tambah gaji," tandasnya.
Berita Terkait
-
Rapimnas I Partai Golkar, Kader Solid di Bawah Kepemimpinan Bahlil Lahadalia
-
Ketua DPD RI Soal Bencana Sumatera Masih Tutup Keran Bantuan Asing: Bangsa Kita Masih Mampu
-
Respons Gerakan 'Patungan Beli Hutan', Ketua DPD RI: Itu Sebenarnya Pesan Kepada Negara
-
Sultan Najamudin Tegaskan DPD RI Bukan Oposisi: Siap Dukung Penuh Program Presiden
-
Puan Blak-blakan Soal Aturan Masuk DPR: 'Kayak ke Rumah Kalian, Tok Tok Tok.. Assalamualaikum'
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek