Suara.com - Seorang siswi berusia 12 tahun gantung diri setelah ibunya meninggal karena kanker payudara.
Isabel Ann Richardson, nama gadis tersebut, asal Norwich, merasakan dirinya 'tidak berharga' dan 'hampa' setelah kehilangan ibunya, Karina, karena kanker pada 2010.
Meskipun ia telah berbicara dengan perawat sekolah untuk mengatasi kesedihannya, namun pada 12 Mei, Isabel ditemukan gantung diri di kamar oleh ayahnya, Stephen Richardson.
Sebelum malam kejadian, Stephen dipanggil oleh kakak lelakinya untuk membericarakan gambar-gambar yang diposting Isabel di internet.
Saat Stephen masuk ke kamar tidur putrinya, ia menemukan Isabel sudah tergantung dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Sayang nyawa Isabel tak bisa ditolong. Dia meninggal enam hari kemudian, seperti dilaporkan Daily Mail.
Berdasarkan pemeriksaan Pengadilan Norfolk, Isabel telah mengatakan kepada sang ayah tentang kesedihannya lima minggu sebelum meninggal.
Tim pemeriksa juga mendengar Richardson telah berhenti menyakiti dirinya sendiri dan berpikir sudah jauh lebih bahagia sejak bertemu.
"Saya sadar bahaya dirinya, tapi saya tidak pernah berpikir ia akan melakukan seperti mengambil nyawanya sendiri. Saya akan selalu berpikir saya bisa berbuat lebih banyak," kata Stephen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara