Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan terus memonitor penyelenggaran pemilihah kepala daerah (Pilkada) Serentak 2015. Terutama para calon kepala daerah yang tersangkut kasus politik uang.
Komisioner KPK Adnan Pandu Praja mengatakan KPK tak segan-segan untuk menindak calon kepala daerah yang melakukan tindak pidana korupsi itu.
"KPK akan OTT (Operasi Tangkap Tangan) kalau ada transaksi yang masuk kategori di UU Tipikor (Tindak Pidana Korupsi)," kata Adnan di Gedung KPK, Senin (31/8/2015).
Dia menilai jika proses penyelenggaraan pilkada serentak ini merupakan penentuan nasib bagi suatu daerah. Untuk itu, dia berharap pergelaran pesta rakyat tersebut tidak dikotori oleh kegiatan yang berbau korupsi.
KPK bakal terus memantau gerak-gerik calon kepala daerah yang berpotensi melakukan politik uang.
Sementara,, Anggota Badan Pengawas Pemilu Daniel Zuchron akan bekerja sama dengan KPK untuk memantau praktik politik uang dalam pelaksanaan Pilkada serentak yang bakal diselenggarakan di 269 daerah.
"Kalau ada info, kita akan terus kerjasama dengan KPK ke sana," kata Daniel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok