Jembatan Dua Barelang mengalami kerusakan pada bagian tiang penyangga akibat ditabrak kapal tunda (Tugboat) yang melintas di bawah jembatan tersebut.
"Tugboat Harlina 123 tersebut menabrak jembatan pada Kamis (27/8/2015) lalu sekitar pukul 01.00 WIB. Akibatnya, dinding penyangga tiang itu mengalami retak dan pecah," kata Sekretaris Gerakan Pemuda Hinterland (GPH) Norimat di Jembatan Dua Barelang, Selasa (1/9/2015).
Ia mengatakan, tugboat yang sedang menarik tongkang muatan batu bara itu menabrak jembatan dua diduga karena mesin tugboat mati sehingga terseret terbawa arus lalu menabrak satu tiang penyangga.
"Kami bersama, sejumlah nelayan yang mengetahui peristiwa itu langsung menuju lokasi kejadian menggunakan kapal kecil. Namun pada saat tiba di lokasi, tugboat tersebut sudah meninggalkan jembatan," kata dia.
Kapal tersebut, kata dia, terus berjalan menuju PLTU Tanjung Kasam, Telaga Punggur sebelum berhasil di hentikan. Awalnya, ujarnya, kapten kapal berkilah telah menabrak jembatan dua ini. Tetapi dari bekas di tongkang yang penyok, mereka tidak bisa berkilah dan mengakui kalau tongkang mereka menyerempet dinding tiang penyangga jembatan.
Agen Tugboat, Salman yang dihubungi membenarkan kejadian tersebut, menurutnya sudah tidak ada masalah, karena telah dilaporkan ke pihak terkait.
"Sudah tidak ada masalah lagi, Kami sudah laporkan ke Syahbandar," katanya.
Hingga Selasa siang, belum tampak adanya upaya memperbaiki kondisi tiang penyangga yang tertabrak. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan