Suara.com - Anggota panitia seleksi calon pimpinan KPK Yenti Garnasih berharap Komisi III DPR tetap mengikuti empat kategorisasi kompetensi para calon pimpinan KPK saat fit and proper test nanti. Empat kategori yang dibuat panitia seleksi yaitu yang berkaitan dengan pencegahan; penindakan; manajemen; dan yang berkaitan dengan supervisi, koordinasi, serta monitoring.
"Pandangan kita ya itu, tapi kembali kepada DPR," kata Yenti ujar menghadiri rapat dengan Komisi III terkait RUU KUHP, di DPR, Jakarta, Selasa (1/9/2015).
Yenti mengatakan kategorisasi diperlukan setelah melihat kebutuhan KPK ke depan.
Yenti berharap DPR mengikuti kategorisasi tersebut agar KPK lebih baik dalam menjalankan tugas.
"Kita melihat ada hal yang harus diperbaiki dari KPK. Karenanya, ada orang yang kuat di sini, ada orang yang kuat di sini. Mudah-mudahan DPR yang antara eksekutif dan DPR yang katanya wakil rakyat itu ngerti kebutuhannya," katanya.
Berikut daftar delapan calon pimpinan KPK yang telah terbagi menjadi empat kategorisasi.
Pertama yang berkaitan dengan pencegahan: 1. Saut Situmorang, ini Staf Ahli Kepala BIN; dan Surya Chandra, ini Direktur Trade Union Rights Centre dan Dosen Fakultas Hukum Unika Atmajaya.
Kedua yang berkaitan dengan penindakan: 1. Alexander Marwatta, Hakim Adhoc Tipikor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat; dan 2. Basaria Panjaitan, Widyaiswara Madya Sespimti Polri.
Ketiga yang berkaitan dengan manajemen: 1. Agus Rahardjo, mantan Kepala LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah); dan2. Sujanarko, Direktur Pembinaan Jaringan Kerjasama Antar Komisi dan Instansi KPK.
Keempat yang berkaitan dengan Supervisi, Koordinasi, dan Monitoring: 1. Johan Budi Sapto Pribowo, Plt Pimpinan KPK; dan 2. Laode Muhamad Syarif, Rektor Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin dan Senior Adviser Partnership for Governance Reform in Indonesia.
Menurut Presiden Jokowi kedelapan nama calon pimpinan KPK hasil pilihan Pansel itu besok (2/9/2015) akan segera disampaikan kepada DPR-RI untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan.
Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan mengumumkan nama-nama Capim KPK yang lolos seleksi itu adalah seluruh anggota Pansel, yaitu: Destry Damayanti, Enny Nurbaningsih, Betti Alisjabana, Meuthia Ganie-Rochman, Harkristuti Haskrisnowo, Yenti Garnasih, Diani Sadiawati, Supra Wimbarti, dan Natalia Subagyo.
Tag
Berita Terkait
-
Hendardji Soepandji Bersyukur Tak Lolos Capim KPK
-
Nasdem Sudah Menduga Sejumlah Nama Gagal Masuk Delapan Capim KPK
-
Ini Penjelasan Pansel Soal Capim KPK Punya Nama Besar Tapi Gagal
-
Tak Lolos Capim KPK, Jimly Asshiddiqie: Kita Mesti Ikhlas
-
Fraksi PDI Perjuangan Punya Pertanyaan Khusus Buat 8 Capim KPK
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset