Suara.com - Kelompok pemberontak di Yaman melakukan protes di Sanaa setelah Arab Saudi menolak hak warga Yaman untuk naik haji ke Mekah tahun ini (2015).
Para pemrotes mengenakan kain putih yang dikenakan oleh para jamaah haji dan mengacungkan senapan serbu, mereka berteriak "tidak untuk mempolitisasi haji".
"Haji berikutnya akan dengan senjata!" teriak pemrotes tersebut.
Kerajaan Arab Saudi, seperti diberitakan, mendukung pemerintah pengasingan Yaman melawan pemberontak yang kini menguasai negara itu.
Talal Makki, seorang agen manajer di Sana'a yang menyelenggarakan perjalanan haji ke Arab Saudi mengatakan, bahwa kerajaan sejauh ini menolak jamaah haji dari Yaman masuk ke Mekah karena masalah keamanan dan kami sedang menunggu keputusan kerajaan yang memungkinkan mereka untuk masuk.
Makki mengungkapkan, pihaknya telah menerima aplikasi dari 20 ribu orang yang ingin melakukan ibadah haji.
Ulama di Yaman mengutuk pelaksanaan haji oleh Arab Saudi untuk memperoleh keuntungan politik yang disebut para ulama bertentangan dengan ajaran Islam. [AFP/Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen