Suara.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kajhu, Aceh Besar, Aceh, dijaga ketat aparat gabungan TNI dan Polri, usai upaya penyerangan yang akan dilakukan enam orang bersenjata, guna membebaskan gembong narkoba berinsial A di tempat tersebut. Gembong A ditangkap atas kasus kepemilikan 75 kilogram sabu-sabu, beberapa waktu lalu.
"Tentu sebelumnya, kami juga telah meningkatkan pengamanan seluruh rutan yang ada di Aceh. Apalagi setelah mengetahui adanya informasi percobaan penyerangan ini. Rutan yang dimaksud, pengamanannya makin kami tingkatkan dengan melakukan kerja sama dengan polisi dan TNI," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kanwil Kemenkumham Aceh, Muji Raharjo, saat dihubungi suara.com di Banda Aceh, Sabtu (12/9/2015).
Selama beberapa hari ke depan, pihak rutan juga membatasi kunjungan para tamu dan keluarga tahanan. Juga akan memberi pengawalan khusus dan ketat, kepada para gembong narkoba.
"Kami lakukan sebagaimana SOP (standard operating procedure -RED) yang berlaku," katanya.
Seperti diketahui, Kepolisian Daerah Aceh menangkap enam orang bersenjata yang hendak membebaskan gembong narkoba. Keenam tersangka berinisial B (33), ZR (29), I (39), T (28), H (38), dan M.
"Dari hasil pengembangan yang dilakukan diketahui adanya rencana pembebasan terhadap A, terdakwa kasus sabu-sabu 75 kilogram yang saat ini ditahan di Rutan Kajhu, Aceh Besar," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin pada acara gelar perkara kepemilikan senjata para pelaku, Jumat (11/9/2015).
Dari tangan tersangka, polisi menyita dua pucuk senjata laras panjang jenis AR 15, Satus AK 56, empat magasin AR 15, satu magasin AK 56, 45 butir peluru AK 56, 197 butir amunisi AR 15, 13 meter tali tambang ukuran besar, dua meter rantai besi, satu unit gunting pemotong kawat, baju loreng, dan sepatu PDL. [Alfiansyah Ocxie]
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital