Ibu calon haji Ferry Mauludin Arifin Dulhai, Zainab Arifin, bersedih di rumahnya di Kota Bekasi [suara.com/Erick Tanjung]
Duduk di kursi teras rumahnya yang terletak di Jalan Kahuripan 15, RT 7/6, Perumahan Jaka Permai, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Zainab Arifin, tak kuat membendung air mata.
Ia meratapi anaknya, Ferry Mauludin Arifin Dulhai, yang menjadi salah satu korban meninggal dunia di Masjidil Haram, Mekah, setelah tertimpa crane.
Setiap kali melihat foto Ferry, air mata Zainab berderai dan dia histeris. Zainab dipeluk erat oleh anak perempuannya setiap kali menangis.
Sambil menangis dengan memeluk foto anak Ferry, Zainab melafalkan nama Allah.
"Gagah sekali kamu nak. Allahu Akbar Muhammad Rossulullah. Sayangi dia dan ampuni dosanya ya Allah, masukin dia di surgamu ya Allah," kata Zainab.
Anak-anak Zainab pun tak kuasa menahan tangis. Mereka pun memeluk ibunya.
Di dalam rumah Jalan Kahuripan, duduk di atas kursi suami Zainab yang kini sakit stroke. Dia juga hanya bisa menangis dan berdoa.
Ferry merupakan anak keempat dari lima bersaudara. Dia karyawan PT. Freeport Indonesia di Timika, Papua. Ferry meninggalkan istri bernama Linda Marlinda (39) dan anak perempuan yang masih berusia 10 bulan.
Menurut pengamatan Suara.com di depan rumah duka terpasang bendera kuning. Sejumlah sanak keluarga sudah berkumpul di dalam rumah.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok