Suara.com - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengingatkan keluarga jamaah haji untuk mewaspadai knum meminta uang dengan memanfaatkan situasi jatuhnya derek (crane) di Masjidil Haram, Arab Saudi.
Kepala Kantor Kemnag Gunung Kidul Nur Abadi di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan, dari laporan hasil akhir 244 jamaah calon haji yang berangkat dari Gunung Kidul, dipastikan selamat dari musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram, Mekah.
"Kami memastikan seluruh jamaah asal Gunung Kidul selamat dan terhindar dari musibah," kata Nur Abadi.
Menurut dia, kepastian ini didapatkan setelah dirinya mendapatkan konfirmasi dari ketua rombongan jamaah. Masyarakat tidak perlu khawatir terkait keselamatan jamaah. Rombongan asal Gunung Kidul tidak berada di lokasi kejadian sehingga terhindar dari musibah.
Namun demikian, diakuinya musibah itu menyebabkan masyarakat ingin mencari tahu kondisi jamaah yang berada di Tanah Suci untuk mengetahui perkembangan terkini.
"Kabar mengenai perkembangan di Mekah sudah diberitahukan kepada pihak keluarga," katanya.
Nur Abadi mengatakan, masyarakat dan keluarga diharapkan berhati-hati agar tidak mempercayai jika ada orang yang meminta uang untuk ditransfer ke sebuah rekening untuk pengobatan jamaah.
"Harus berhati-hato dan kemungkinan tetap ada," katanya.
Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat untuk tidak percaya terhadap informasi yang berkaitan dengan jamaah haji dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Kalau ada info lebih baik keluarga mengecek kebenarannya di kantor Kemnag.
"Kami mengimbau keluarga untuk tetap waspada dan tenang," katanya. (Antara)
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI