Suara.com - Sementara sejumlah daerah masih dilanda kekeringan, warga Kabupaten Bener Meriah, Nangroe Aceh Darusalam justru dilanda banjir. Hujan deras mengakibatkan sungai meluap dan memicu terjadinya banjir dan longsor di Desa Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, Aceh, Minggu (13/9/2015).
Satu unit mobil dilaporkan terjebak banjir dan longsor di Desa Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah. Tak ada korban jiwa akibat kejadian ini, tetapi beberapa rumah warga rusak diterjang longsor.
Sementara Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi, Nurangesti mengatakan, berdasarkan pantauan satelit maupun data radar, awan di langit Jambi memang belum terpantau berpotensi hujan. Bahkan kondisi demikian masih akan terjadi hingga beberapa waktu ke depan.
"Menurut pantauan kami, awan di langit kita memang belum memungkinkan untuk dilakukan hujan buatan. Sebab awan-awan konfektif itu belum ada," kata Nurangesti.
Dia memperkiraan musim hujan di Jambi akan terjadi pada awal Oktober hingga November 2015. Bahkan hujan ringan diprediksi sudah terjadi pada akhir bulan September ini.
"Potensi hujan dan prediksi awal hujan pada awal Oktober dan sampai November mendatang," katanya menjelaskan.
Sedangkan titik panas atau 'hot spot' di Provinsi Jambi yang terpantau satelit Aqua dan Terra hingga Minggu (13/9/2015) ada sebanyak 94 titik dengan confidence 70-100 persen. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang
-
Tangis Guru di Aceh Pecah di Depan Finalis Miss Universe: Kasihan Anak-Anak Kepanasan di Tenda
-
Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh
-
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat
-
Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut