Suara.com - Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, tunjangan DPR tidak diperlukan. Lantaran, kondisi perekonomian saat ini sedang lesu. Menurut Anggota Komisi I ini, sebaiknya tunjangan yang masuk RAPBN 2016 ini ditunda.
"Gerindra meminta sebaiknya ditunda dulu," kata Muzani di DPR, Jakarta, Rabu (16/9/2015).
Dia menilai, kondisi perekonomian seperti sekarang memberikan beban pada rakyat. Apalagi, banyak peristiwa belakangan ini yang terjadi akibat dampak ekonomi itu.
"Maka sebagai pejabat negara yang mewakili rakyat, saya kira tidak pas kalau kemudian kita menuntut tunjangan meskipun alasannya adalah penyesuaian dengan kebutuhan-kebutuhan, kerena kebutuhan naik," ujar dia.
Dia mengakui, tunjangan DPR memang tidak pernah naik selama 10 tahun belakangan. Namun, menurutnya, dengan tunjangan saat ini, bisa menutupi seluruh kinerja anggota dewan.
"Tunjangan itu kalau dikonversi dengan nilai kenaikan barang dan jasa, akibat dari fluktuasi penyesuaian lain-lain itu sebenarnya sebagai sesuatu yang baik, dalam arti wajar. Saya kira benar (perlu tunjangan), tapi anggota DPR masih bisa bergerak dengan tunjangan yang sudah ada," ujar dia.
Diketahui kenaikan tunjangan yang diusulkan DPR dan tunjangan yang disetujui Kemenkeu. Hal itu sesuai dengan Surat Menteri Keuangan No S-520/MK.02/2015. Berikut rinciannya:
1. Tunjangan kehormatan
a) Ketua badan/komisi: DPR mengusulkan Rp 11.150.000, hanya disetujui Rp 6.690.000
b) Wakil ketua: DPR mengusulkan Rp 10.750.000, hanya disetujui Rp 6.460.000
c) Anggota: DPR mengusulkan Rp 9.300.000, hanya disetujui Rp 5.580.000
2. Tunjangan komunikasi intensif
a) Ketua badan/komisi: DPR mengusulkan Rp 18.710.000, hanya disetujui Rp 16.468.000
b) Wakil ketua: DPR mengusulkan Rp 18.192.000, hanya disetujui Rp 16.009.000
c) Anggota: DPR mengusulkan Rp 17.675.000, hanya disetujui Rp 15.554.000
Tag
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah
-
Teknologi Energi hingga Data Center Dipamerkan di IEE Energy Week 2026
-
Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?
-
Beda Cushion Somethinc Hooman dan Copy Paste, Mana yang Cocok untukmu?
-
Pramono Ungkap Alasan Tarif RSUD Disesuaikan, Ada Layanan VIP untuk Warga Mampu
-
Takut Breakout? Ini 5 Sunscreen Ampoule yang Aman untuk Skin Barrier
-
Gunung Merapi Ungup-ungup Terbakar, Api Mendekati Jalur Kawah Ijen
-
Film Indonesia Makin Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri, 531 Karya Masuk FFI 2026
-
Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan
-
Macet Panjang Akibat Truk Mogok di Petukangan, Transjakarta Koridor 13 Hanya Sampai Halte JORR