Suara.com - Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti mengatakan dirinya harus mendapatkan izin dari pimpinan DPR untuk memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan untuk dimintai informasi terkait penyelidikan dugaan pelanggara etika pimpinan DPR ketika kunjungan ke Amerika Serikat.
"Dalam UU, Sekjen bertanggungjawab kepada pimpinan. Ya sebaiknya begitu (atas izin pimpinan DPR)," kata Winantuningtyastiti di DPR, Kamis (17/9/2015).
Seperti diketahui, di sela-sela kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat, Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon bertemu dengan pengusaha yang juga salah satu calon presiden AS, Donald Trump, di New York. Saat dipanggil mahkamah dewan kemarin, terkait perjalanan rombongan DPR, Winantuningtyastiti tidak hadir dengan alasan mendampingi pimpinan dewan untuk menghadiri acara negara.
"Kemarin, saya ada kesibukan. Kesibukan pimpinan yang harus saya dampingi," ujar dia. "Saya juga sudah izin kepada MKD karena memang padat sekali acaranya, antara lain ada tamu luar negeri. Dan saya harus mendampingi pimpinan lainnya yang harus ikuti."
Kendati demikian, Winantuningtyastiti mengaku siap dipanggil mahkamah lagi.
"Kita akan kooperatif. Tapi Saya lihat dulu dong suratnya. Kan belum," katanya.
Berita Terkait
-
Sekjen DPR Mengaku Tak Tahu Anggaran Dana Setya Cs ke AS 2,5 M
-
MKD Ingin Klarifikasi Biaya Perjalanan Setya cs Rp2,5 M ke AS
-
MKD Ubah Komposisi Tim Penyelidik Pelanggaran Etika Setya-Fadli
-
Sekjen DPR Mangkir Diperiksa MKD soal Setya Novanto
-
KPK Sarankan Fadli Zon dan Setnov Laporkan Bingkisan dari Trump
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan