Suara.com - Usulan kenaikan gaji pokok dan tunjangan untuk Presiden dan Wakil Presiden dianggap belum masuk prioritas saat ini, apalagi kondisi perekonomian sedang lesu.
"Jumlah ideal gaji pokok dan tunjangan Presiden, akan dikoordinasikan dengan Menteri Keuangan, dan belum menjadi prioritas pemerintah," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno saat rapat dengan Komisi II DPR, Senin (21/9/2015).
Pratikno mengakui wacana kenaikan gaji pokok dan tunjangan untuk Kepala Negara memang pernah dibahas Kementerian Keuangan, Kementerian PAN-RB, dan Badan Kepegawaian Negara.
"Tetapi tidak diambil keputusan dan tidak ada arahan dari Presiden untuk menindaklanjuti hal-hal ini, mengingat kondisi perekonomian yang tidak cukup ramah," tutur Pratikno.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan menyebut gaji Presiden seharusnya naik menjadi Rp200 juta. Hal itu menimbang dari tanggungjawab serta kompleksitas masalah yang dihadapi Presiden.
Menurutnya, jumlah tersebut lebih baik karena saat ini Presiden hanya bergaji Rp62 juta yang merupakan gaji terkecil se-Asia Tenggara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS
-
DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru