Suara.com - Umat Islam di Tolikara, Karubaga, Papua menerima sumbangan sebesar Rp500 juta dan 30 ekor sapi kurban untuk perayaan Idul Adha dari sejumlah pihak, termasuk dari Gereja Injili di Indonesia (GIDI), demikian dikatakan oleh Ustad Ali Mochtar, tokoh umat muslim di Tolikara.
"Itu sumbangan dari Bupati Tolikara Usman Wanimbo, Pemprov Papua dan Ormas Islam di Jakarta, juga beberapa pihak. Ada juga sumbangan kurban sapi dari Presiden GIDI Dorman Wanimbo, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian serta Bupati Mamberamo Tengah R Ham Pagawak senilai Rp500 juta," kata Ali seperti dikutip Antara, Senin (21/9/2015).
Sumbangan itu merupakan sebuah itikad baik terhadap kerukunan umat beragama di wilayah yang pada Juli kemarin sempat dikoyak oleh insiden penyerangan saat salat Idul Fitri. Sebuah rumah ibadah dan puluhan kios terbakar dalam insiden itu.
"Kami ucapkan banyak terima kasih, harapannya kerukunan terus terjaga dengan baik," ujar Ali menyambut sumbangan itu.
Sementara itu Pemerintah Provinsi Papua juga mengalokasikan Rp1 miliar untuk membeli hewan kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui panitia perayaan Idul Adha.
"Sudah dialokasikan dana sebanyak Rp1 miliar kepada panitia Idul Adha untuk beli (hewan) kurban," kata Gubernur Lukas Enembe seusai memimpin rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Mapolda Papua, Kota Jayapura, Senin malam.
Gubernur Lukas menyatakan belum mengetahui berapa jumlah hewan kurban yang akan dibeli oleh panitia perayaan Idul Adha pada pekan ini.
"Saya sudah kasih dana ke panitia, tapi saya tidak tahu berapa jumlah kurban yang dibelikan atau diberikan," katanya.
Pada pertemuan Forkompimda itu, Gubernur Lukas Enembe mengatakan siap membantu dan mengalokasika dana sebanyak Rp8 miliar lebih kepada para korban insiden Tolikara yang terjadi pada pertengahan Juli lalu untuk mengisi rumah kios mereka, selain bantuan dari pemerintah pusat lewat Menko Polhukam dan Pemerintah Daerah Tolikara.
Berita Terkait
-
Menhan: Bodoh Betul Kalau Peristiwa Tolikara Terjadi Lagi
-
Masjid dan Kios di Tolikara Sudah Hampir Rampung Dibangun Kembali
-
Polri Perketat Pengamanan Salat Idul Adha di Tolikara
-
Jelang Idul Adha, Muslim Tolikara Jalin Komunikasi dengan GIDI
-
Kapolri: Jangan Sampai Kerusuhan Tolikara Terulang di Idul Adha
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani
-
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
-
Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan
-
Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS
-
Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!
-
Pramono Wanti-Wanti Dampak El Nino, Pemangkasan Pohon Bakal Dikebut