Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), ternyata, bertemu Direktur Pelindo II RJ Lino saat berkunjung ke Rotterdam, Belanda, beberapa lalu.
Ahok yang mempelajari konsep sister city di Rotterdam, akhirnya, membuat sebuah konsep bersama RJ Lino untuk mengembangkan Ibu Kota.
Salah satunya berupa ide penggabungan pengelolaan pelabuhan dari hasil reklamasi pulau di Jakarta. "Di Rotterdam ada nama Port of Rotterdam untuk itu dia ingin di Jakarta ada Port of Jakarta," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/9/2015).
"Saya ingin gabung dengan Pak Lino, bagaimana kalau digabung. Kan Pelindo punya Pulau N, kami (Jakarta) punya Pulau O, P, Q, Ancol punya Pulau M yang di sebelah kirinya Tanjung Priok. Nah kenapa nggak kita gunakan Pulau M, N, O, P, Q. Lima pulau hasil reklamasi menjadi Port of Jakarta," tutur Ahok.
Untuk itu Ahok berharap agar PT Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN) yang memiliki saham lebih dari 70 persen di BUMN bisa menyerahkan sejumlah sahamnya ke Pelindo.
"PT KBN kenapa nggak diserahkan ke Pelindo II gitu, lalu ke Jakpro, jadi kami punya (saham) 50:50," ujarnya.
Jika hal itu dapat terwujud, Ahok yakin Ibu Kota akan memiliki Port of Jakarta, seperti di Negara Kincir Angin.
"Tapi kan Rotterdam heart-nya Eropa. Nah Port of Jakarta juga nanti bisa jadi heart-nya Asia. Kalau dia kerja sama, Port of Rotterdam juga punya saham di dalam sini, kita bisa lebih efisien," Ahok menandaskan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta